Sebuah Tanda Tanya Besar Tentang Syarat Kelulusan Sarjana Tahun 2012

Sedikit kaget campur bingung waktu baca berita Kompas.com masalah peraturan baru tentang syarat lulu S1, S2, S3 di tahun 2012. Saya berusaha menyikapinya dengan tenang. Tapi semakin saya diam, semakin muncul tanda tanya besar di kepala saya. Coba kita baca lagi isi surat edaran dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang ditujukan kepada Rektor/Ketua/Direktur PTN dan PTS seluruh Indonesia.

Disebutkan bahwa saat ini jumlah karya ilmiah perguruan tinggi di Indonesia masih sangat rendah. Bahkan, hanya sepertujuh dari jumlah karya ilmiah perguruan tinggi di Malaysia. Oleh karena itu, ketentuan ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah karya ilmiah di Indonesia. Apa saja bunyi ketentuan itu?

1. Untuk lulus program Sarjana harus menghasilkan makalah yang terbit pada jurnal ilmiah.
2. Untuk lulus program Magister harus telah menghasilkan makalah yang terbit pada jurnal ilmiah nasional, diutamakan yang terakreditasi Dikti.
3. Untuk lulus program Doktor harus telah menghasilkan makalah yang diterima untuk terbit pada jurnal internasional.

Merasa ada yang aneh? Atau cuma saya yang merasakannya. Wajar saja sih kita termotivasi dari kesuksesan atau kemajuan seseorang. Tapi sayang saja kalau DIKTI mengungkapkan alsannya seperti itu. Yah ini opini pribadi saya. Terlepas dari status saya yang masih mahasiswa, ada beberapa pertanyaan yang mungkin ingin rasanya menemukan sebuah jawaban.

  1. “Saat ini jumlah karya ilmiah perguruan tinggi di Indonesia masih sangat rendah. Hanya sepertujuh dari jumlah karya ilmiah perguruan tinggi di Malaysia.” Apa ini tolak ukurnya?
  2. Apakah karya ilmiah ini berkaitan dengan beasiswa. Maksudnya di sini, apakah dengan adanya karya ilmiah yang (katanya) diwajibkan ini mengurangi jatah beasiswa yang biasanya diajukan ke universitas? Atau setiap mahasiswa yang lulus dengan sukses membuat karya ilmiah akan mendapatkan beasiswa?
  3. Dan apakah dengan diwajibkannya mahasiswa yang mau lulus sarjana untuk membuat karya ilmiah ini kemudian meniadakan yang di namakan skripsi? Seperti wacana yang sempat saya dengar satu tahun belakangan ini (walaupun ada yang bilang sudah lebih dari satu tahun).
Sebenarnya saya hanya ingin melontarkan apa yang saya pikirkan. Secara motivasi saya setuju dengan edaran ini. Tapi secara realita, tidak semudah itu merealisasikannya. Pertimabangannya adalah, untuk biaya sebuah pendidikan itu sendiri saat ini sangatlah mahal. Kemudian belum lagi kurangnya jurnal yang mendukung sebuah pendidikan di Indonesia untuk sebuah literatur. Dan yang terakhir tekanan wajib lulus dari setiap universitas yang berkaitan untuk mempertahankan akreditasi kampus.
.
Jika DIKTI punya kebijakan, pihak universitas punya wacana dan tujuan, mahasiswa pun punya komentar dan opini. Boleh berkeinginan untuk lebih maju tapi faktor lain juga perlu diperhatikan. Semoga nantinya ada penjelasan lebih mengenai kebijakan ini, dan ada sebuah formula tepat untuk menyiasati kondisi saat ini. Sumber.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Yang Nyasar

    • 5,503 hits
WASTED ROCKERS

Preserving Underground Music To Get It Sold Out

Pandora Heart

I'm not trying to hide anything. It's just that I don't want to see.

MalangSUMUK

Suara Malang Untuk 'Kamu'!

ELC EDUCATION

Success stories start here

~

Why do we called it the rat race, when the rats are savage to wrecked that race.

Semua Ada Di Gudang

Just another WordPress.com site

Radityo Widiatmojo

Independent Photographer and Educator

Dodi Heru

" The greatness of a nation can be judged by the way its animals are treated. " -Mahatma Gandhi-

Haba Galak Galak

ketika semua memberi arti di hati

AulSoemitro

Sebuah Halaman Aksara Berceloteh

Erzasyah's Blog

Just another WordPress.com site

cappycake

Just It

fajarembun|bom²

setitik embun untuk semua..tempat berbagi,bercerita,tawa dan senyum seorang bom²..

Percakapan Nyai'

Dialog rasa

oneding

Just another WordPress.com site

stagnum memoriae

Stories, ideas, and unspoken words.

The Blog of James Jay

Things that I come across in my daily travels that have some kind of visual significance to me

The Creative Panic

art and other things.

koparema

Together We Stand

Sandy / suryadi / Nata

bagiku blogku, bagimu blogmu

%d blogger menyukai ini: